Menjadi Benih Kasih dalam Kristus: Penutupan Ret-Ret Kerohanian Katolik Kelas XII SMAN 2 Maumere

Maumere, 23 Januari 2026 — Kegiatan Ret-Ret Kerohanian peserta didik kelas XII SMAN 2 Maumere yang beragama Katolik resmi ditutup pada Jumad (23/01) melalui Misa Penutupan yang berlangsung dengan penuh khidmat pada pukul 11.30 WITA. Misa penutupan dilaksanakan di Kapela Pusat Spiritualitas Pasionis (PSP) Nilo, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.

Misa Penutupan dipimpin oleh Pater Susilo, CP. Dalam khotbahnya, beliau menegaskan bahwa setiap peserta didik adalah benih sabda Tuhan yang dipanggil untuk hidup dalam kasih. Para peserta diajak untuk saling mengasihi, mencintai, dan menghormati satu sama lain, serta menjauhi sikap iri hati, kebencian, dan dengki yang dapat memicu berbagai persoalan dalam kehidupan.

Pater Susilo menekankan bahwa banyak persoalan muncul ketika seseorang mencoba menyelesaikan masalah dengan masalah baru. Oleh karena itu, peserta didik diajak untuk meneladani Yesus Kristus yang selalu mengatasi setiap persoalan dengan kasih sebagai jalan utama kehidupan.

Sebelum misa berakhir, acara dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari beberapa peserta didik sebagai perwakilan kelas. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada para pater, bruder, serta seluruh keluarga besar Pusat Spiritualitas Pasionis Nilo yang telah menyediakan waktu, tempat, dan pendampingan selama kegiatan ret-ret berlangsung. Para peserta juga memohon maaf atas segala sikap dan perilaku yang kurang berkenan serta berharap agar kegiatan ini mampu membentuk pribadi yang lebih baik ke depannya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Plt. Kepala SMAN 2 Maumere, Bapak Hendrikus Hadir, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk bersyukur kepada Tuhan karena seluruh rangkaian kegiatan ret-ret, mulai dari gelombang pertama pada tanggal 15 Januari 2026 hingga gelombang terakhir pada tanggal 23 Januari 2026, dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Beliau berharap agar pengalaman selama ret-ret dapat menjadi bekal berharga bagi peserta didik dalam mengubah pola pikir lama menuju sikap dan perilaku yang lebih positif. Atas nama lembaga, beliau menyampaikan terima kasih kepada para pater, bruder, serta seluruh pihak Pusat Spiritualitas Pasionis Nilo yang telah dengan setia mendampingi peserta didik selama kegiatan berlangsung. Pada akhir sambutannya, Plt. Kepala Sekolah secara resmi menutup kegiatan Ret-Ret Kerohanian Katolik Kelas XII SMAN 2 Maumere.

Sambutan penutup disampaikan oleh Pater Susilo, CP selaku perwakilan Tim Pusat Spiritualitas Pasionis Nilo. Beliau mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PSP Nilo sebagai tempat pelaksanaan ret-ret, meskipun kegiatan berlangsung di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan hujan deras, angin kencang, dan suhu yang cukup dingin.

Beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasan selama kegiatan, serta menutup sambutannya dengan ungkapan penuh makna, “Kalau ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi, kalau ada umur yang panjang boleh kita berjumpa lagi.”

Misa Penutupan berakhir pada pukul 13.00 WITA dan dilanjutkan dengan makan siang bersama serta acara perpisahan. Selanjutnya, para peserta kembali ke SMAN 2 Maumere dan menunggu penjemputan oleh orang tua untuk kembali ke rumah masing-masing.

Melalui kegiatan ret-ret ini, diharapkan peserta didik kelas XII SMAN 2 Maumere semakin bertumbuh dalam iman, karakter, dan semangat kasih, serta mampu menghidupi nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari sebagai benih kasih dalam Kristus.

Penulis : Meldiana

Editor : Lxz

Foto : Jhon Tengo & Lxz

Link Foto : https://drive.google.com/drive/folders/1VEaICPU5YWm9kovA7WjM5DprNEeIDlC0?usp=sharing

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *