Maumere, 15 September 2026 — Dampak gempa bumi yang melanda wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026, turut dirasakan oleh keluarga besar SMA Negeri 2 Maumere. Sejumlah ruang belajar mengalami masalah akibat dampak gempa sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan agar kegiatan pembelajaran tetap dapat berjalan dengan aman.




Sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut, SMAN 2 Maumere telah menyiapkan dua ruang kelas darurat. Ruang belajar sementara ini diperuntukkan bagi beberapa kelas yang ruang belajarnya mengalami masalah akibat dampak gempa.

Penyediaan ruang kelas darurat menjadi langkah penting pihak sekolah untuk memastikan proses pembelajaran tidak terhenti. Meskipun menggunakan fasilitas sementara, kegiatan belajar mengajar tetap diupayakan berlangsung secara tertib dengan memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan peserta didik serta guru.

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.58 WITA di kawasan Flores. Gempa tersebut dirasakan kuat di Kabupaten Sikka dan sempat memicu peringatan dini tsunami serta evakuasi warga di sejumlah wilayah.




Pasca kejadian tersebut, berbagai fasilitas umum dan bangunan di sejumlah wilayah terdampak. Kondisi ini menjadi perhatian bersama, termasuk di sektor pendidikan. Sekolah perlu memastikan fasilitas pembelajaran yang digunakan peserta didik berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk digunakan dengan aman.




Di SMAN 2 Maumere, penyediaan ruang belajar darurat merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memulihkan aktivitas pendidikan secara bertahap sekaligus memberikan rasa aman kepada peserta didik setelah mengalami situasi pascagempa.

Kepala SMAN 2 Maumere, Petrus Yakobus Sorowea, S.Fil., bersama jajaran sekolah terus memberikan perhatian terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah. Keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan penggunaan ruang belajar.

Dengan adanya ruang kelas darurat tersebut, diharapkan seluruh peserta didik tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Kondisi pascagempa tidak menjadi penghalang bagi keluarga besar SMAN 2 Maumere untuk terus menjalankan proses pendidikan dan membangun kembali semangat belajar.
“Hinc Lucern et Pocula Sacra”
Penulis : Lxz
Dokumentasi : Lxz