Maumere, 14 September 2026 — Semangat bangkit pasca gempa bumi kembali ditunjukkan keluarga besar SMA Negeri 2 Maumere. Setelah menghadapi dampak gempa yang melanda Kabupaten Sikka pada 15 Agustus 2026, SMA Negeri 2 Maumere kembali menggelar apel pada Senin (14/9/2026).

Apel perdana pasca gempa itu diikuti seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan SMAN 2 Maumere. Kegiatan berlangsung tertib dan menjadi momentum untuk menguatkan kembali semangat kebersamaan sekaligus memastikan aktivitas pendidikan terus berjalan.




Dalam amanatnya, Kepala SMAN 2 Maumere, Petrus Yakobus Sorowea, S.Fil., menekankan pentingnya kedisiplinan dan kerapian bagi seluruh murid. Ia mengingatkan agar para peserta didik memperhatikan penampilan dan ketertiban ketika mengikuti kegiatan sekolah.



Menurutnya, kerapian bukan sekadar persoalan penampilan, tetapi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan sikap disiplin yang harus dimiliki setiap peserta didik.




Selain kedisiplinan, perhatian juga diarahkan pada persiapan akademik. Kepala sekolah meminta seluruh murid, terutama mereka yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Oktober 2026, untuk mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh.




Persiapan sejak dini diharapkan dapat membantu para murid menghadapi TKA dengan lebih baik sehingga mampu memperoleh hasil yang optimal.
Sekolah Siapkan Ruang Belajar Darurat
Dampak gempa terhadap sejumlah ruang belajar juga menjadi perhatian pihak sekolah. Untuk memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung, SMAN 2 Maumere telah menyiapkan ruang kelas darurat bagi beberapa kelas yang ruang belajarnya mengalami masalah akibat dampak gempa.



Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar sekaligus memberikan ruang belajar yang aman dan nyaman bagi para murid.




Kondisi pascagempa tidak menyurutkan semangat warga sekolah untuk kembali menjalankan aktivitas pendidikan. Sebaliknya, situasi tersebut menjadi dorongan untuk bersama-sama bangkit dan melanjutkan proses pembelajaran.
Prestasi Murid Tetap Bersinar
Momentum apel perdana juga diwarnai dengan penyerahan piagam penghargaan dan sertifikat kejuaraan kepada para murid yang berhasil mengukir prestasi dalam berbagai ajang.

Sejumlah prestasi yang mendapat penghargaan antara lain Pertiwi Cup, Suratin Cup, Duta BPJS, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik, serta Juara 1 Futsal Piala Gubernur NTT 2026.



Deretan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa situasi sulit akibat bencana tidak memadamkan semangat para murid SMAN 2 Maumere untuk terus belajar, berkompetisi, dan mengharumkan nama sekolah.

Kepala SMAN 2 Maumere, Petrus Yakobus Sorowea, S.Fil., menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh murid yang telah mengukir prestasi. Penghargaan dan apresiasi juga diberikan kepada para pembina, pelatih, guru, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan terhadap keberhasilan para murid.

Apel perdana pasca gempa tersebut menjadi simbol dimulainya kembali aktivitas sekolah dengan semangat baru. Di tengah upaya pemulihan akibat bencana, SMAN 2 Maumere menunjukkan komitmennya untuk terus menjaga proses pendidikan, membangun karakter, dan mendorong lahirnya prestasi.

Bangkit dari situasi sulit, terus belajar, dan tetap berprestasi menjadi semangat keluarga besar SMAN 2 Maumere untuk menatap hari-hari berikutnya.
“Hinc Lucern et Pocula Sacra”
Penulis : Meldiana
Editor : Lxz
Dokumentasi : J Tango